Sunday, April 20, 2014

Penulisan Induktif dan Deduktif

Menulis Paragraf Deduktif dan Induktif
Ø Paragraf?
     kumpulan beberapa kalimat
      disusun secara teratur dan  saling berhubungan
      Mempunyai satu pikiran  utama
v   Rangkaian gagasan yang  mengandung satu gagasan utama
Metode/Pola Pengembangan Paragraf
(Pola Berpikir/Pola Penalaran)
1. Deduktif, Induktif
2. Kausal:
»      Sebab-akibat
»      Akibat-sebab
»      Akibat-akibat
3.  Analogi
4. Generalisasi
1. Induksi dan Deduksi
1. Induksi?
Ø Proses berpikir yang bertolak dari sejumlah data-data/pernyataan khusus untuk menurunkan suatu kesimpulan (inferensi) yg bersifat umum.
2. Deduksi?
Ø  Proses berpikir yang bertolak dari proposisi/pernyataan umum kemudian menuju ke proposisi/data-data yang bersifat khusus.
 
2. Kausal
Ø Kausal?
Ø   Proses berpikir yang bertolak dari adanya hubungan sebab dan akibat dari suatu peristiwa/ kejadian.
   1. Sebab-akibat
Ø Proses berpikir yang bertolak dari suatu peristiwa yang dianggap sebagai sebab menuju ke peristiwa yang dianggap sebagai akibat.
   2. Akibat-sebab
Ø Proses berpikir yang bertolak dari peristiwa yang dianggap sebagai akibat menuju peristiwa yang dianggap sebagai sebab.
   3. Akibat-akibat/Sebab-akibat1-akibat2
Ø Proses berpikir yang bertolak dari suatu akibat menuju ke akibat yang lain tanpa menyebut/mencari sebab umum yang menimbulkan akibat-akibat tersebut.
Ø Peristiwa 1 menjadi sebab bagi peristiwa 2, peristiwa 2 yang merupakan akibat dari peristiwa 1 menjadi sebab bagi peristiwa ketiga, peristiwa 3 lalu menjadi sebab bagi peristiwa 4, begitu seterusnya.
Proses penalaran gabungan:
  1. Sebab akibat deduktif
  2. Sebab akibat induktif
  3. Akibat sebab deduktif
  4. Akibat sebab induktif
v Pola Pengembangan Paragraf:
1.  Deduktif:
            1.1 Sebab akibat
            1.2 Akibat sebab
            1.3 Pola contoh
            1.4 Pola rincian
            1.5 Pola alasan
    2. Induktif:
            2.1 Sebab akibat
            2.2 Akibat sebab
            2.3 Analogi
            2.4 Generalisasi
Contoh:
1.  Deduktif
                        Salah satu teknik menelaah puisi yaitu telaah berdasarkan struktural genetik. Telaah ini bertitik tolak dari analisis unsur intrinsik puisi, tetapi jika dirasa perlu dipadu dengan analisis unsur ekstrinsik. Struktur sebuah puisi dibentuk dengan unsur-unsur intrinsiknya.
2. Deduktif
                        Berbagai perkembangan yang terjadi di bidang teknologi informasi dalam beberapa tahun terakhir, hendaknya ditanggapi bukan dengan sikap cemas. Perkembangan tersebut justru harus dilihat dari sisi positifnya sambil menyiasati berbagai kemungkinan untuk memetik keuntungan dari perkembangan teknologi tersebut. Perkembangan ini bahkan melaju lebih cepat dibandingkan dengan perkembangan masyarakat. Perkembangan ini pasti akan mengubah banyak hal dalam masyarakat, mulai dari gaya hidup, kecenderungan mental hingga pandangan hidup
3. Induktif
                        Janganlah kita mencemaskan perkembangan teknologi informasi yang terjadi saat ini. Pandai-pandailah kita memanfaatkan media ini dan memilih yang positif. Ambillah hal yang perlu diambil dan jadikan hal yang negatif sebagai bahan pertimbangan dan perbandingan. Bersikaplah positif menghadapi perkembangan teknologi informasi ini. Perkembangan ini akan memberikan pengetahuan yang banyak dan berguna bagi orang-orang yang dapat memanfaatkannya secara positif. Jadi, perkembangan teknologi bukan sesuatu yang perlu dicemaskan, tetapi sesuatu yang harus digali manfaatnya.
4. Akibat Sebab Deduktif
Seorang pembantu nekat bunuh diri di rumah majikannya. Bunuh diri ini diduga karena si pembantu dililit hutang yang banyak. Sebelum bunuh diri, si pembantu juga pernah diperkosa oleh anak majikannya. Tidak hanya itu, ia juga kerap dipukuli oleh majikannya tanpa sebab yang jelas. Yang paling tragis, ia kehilangan seluruh anggota keluarganya karena bencana tanah longsor yang melanda kampungnya.
5. Induktif
            Selama sembilan bulan lebih ibuku mengandung aku. Ibuku selalu memberi nutrisi dan gizi yang baik bagi pertumbuhanku. Ia selalu merawat dan meyayangiku sepenuh hatinya. Ia selalu mendukungku di saat aku bimbang dan mengalami masalah. Ibuku selalu menjadi temanku kala aku sedih dan gembira. Tak diragukan lagi ibuku adalah orang yang sangat baik dan berharga bagiku.
6. Sebab Akibat Induktif
            Andi sering menjaili teman-teman di sekolahnya. Ia juga sering mengatai teman-temannya dengan kata-kata yang kotor. Selain itu, ia juga terkenal suka berbohong dan memutarbalikkan fakta yang terjadi. Yang paling parah, ia sering memalak teman-temannya, bahkan tidak jarang ia ketahuan mencuri uang saku teman-temannya.Oleh karena itu, Andi tidak disukai oleh teman-teman di sekolahnya.
7. Sebab Akibat Deduktif
            Film layar lebar Ratu Laut Selatan baru saja diluncurkan. Peluncuran film ini menyedot perhatian publik dan membuat mereka penasaran untuk datang menonton. Tiket yang disiapkan oleh pihak pengelola bioskop pun habis terjual dalam hitungan jam. Penggemar berat Julia tak ketinggalan ikut berebut kesempatan melihat idolanya bermain film. Peluncuran film ini pun membuat nama Julia semakin dikenal di Indonesia.
8. Akibat Sebab Induktif
            Hampir 80 % harga bahan pokok mengalami kenaikan. Tarif kendaraan umum turut dinaikan untuk menutup biaya operasional yang semakin meningkat. Banyak perusahaan terpaksa melakukan PHK terhadap karyawannya untuk melakukan efisiensi biaya produksi. Demonstrasi  juga terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Semua itu terjadi karena pada tahun pertama pemerintahannya presiden SBY memutuskan menaikkan harga BBM dengan tujuan untuk mengurangi subsidi harga BBM agar keuangan negara dapat diperbaiki.
9. Deduktif
            Siswa-siswi SMAK Sang Timur adalah pelajar yang baik. Mereka selalu datang di sekolah sebelum bel masuk berbunyi. Tugas-tugas yang diberikan oleh guru-guru selalu mereka kerjakan dengan baik. Tidak pernah ada satu murid pun yang mendapat surat peringatan karena melakukan pelanggaran tata tertib sekolah. Tidak hanya rajin, para murid juga selalu menjaga penampilan agar terlihat sopan dan rapi.
10. Sebab Akibat Induktif
            Setiap hari jumlah kendaraan bermotor di Jakarta selalu meningkat. Pengendara kendaraan bermotor pun sering melanggar aturan lalu lintas. Lebar jalan juga semakin berkurang dengan dibangunnya jalur bus way. Keadaan ini semakin diperparah dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan jalan sebagai tempat parkir dan tempat berjualan. Akibatnya,kemacetan parah sering terjadi di Jakarta.
11. Akibat-akibat
            Saat ini penebangan pohon dilakukan secara besar-besaran tanpa memperhatikan kondisi lingkungan. Hal ini menyebabkan binatang-binatang penghuni hutan kehilangan habitatnya. Akibatnya, binatang-binatang itu pun masuk ke pemukiman warga. Kejadian ini menyebabkan banyak lahan pertanian dan perkebunan warga menjadi rusak. Warga menderita kerugian yang besar akibat rusaknya lahan pertanian dan perkebunan mereka.

Deduktif dan Induktif

DEDUKTIF
Pendekatan deduktif adalah pendekatan yang menggunakan logika untuk menarik satu atau lebih kesimpulan berdasarkan seperangkat premis yang diberikan. Dalam sistem deduktif yang kompleks, peneliti dapat menarik lebih dari satu kesimpulan. Metode deduktif sering digambarkan sebagai pengambilan kesimpulan dari sesuatu yang umum ke sesuatu yang khusus.

INDUKTIF
Pendekatan induktif menekanan pada pengamatan dahulu, lalu menarik kesimpulan berdasarkan pengamatan tersebut. Metode ini sering disebut sebagai sebuah pendekatan pengambilan kesimpulan dari khusus menjadi umum (going from specific to the general). APB Statement No. 4 adalah contoh dari penelitian induksi, Statement ini adalah suatu usaha APB untuk membangun sebuah teori akuntansi. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) yang dijelaskan di dalam pernyataan (statement) dibangun berdasarkan observasi dari praktek yang ada.
 
PERBEDAAN PENDEKATAN DEDUKTIF DAN INDUKTIF

Teori normatif (normative theory) menggunakan pertimbangan nilai (value judgement) yang berisi satu atau lebih premis menjelaskan cara yang seharusnya ditempuh. Sebagai contoh, premis yang menyatakan bahwa laporan akuntansi (accounting reports) seharusnya didasarkan kepada pengukuran nilai aset bersih yang bisa direalisasi (net realizable value measurements of assets) merupakan premis dari teori normatif. Sebaliknya, teori deskriptif (descriptive theory) berupaya untuk menemukan hubungan yang sebenarnya terjadi. Meskipun terdapat pengecualian, sistem deduktif umumnya bersifat normatif dan pendekatan induktif umumnya berupaya untuk bersifat deskriptif. Hal ini karena metode deduktif pada dasarnya merupakan sistem yang tertutup dan nonempiris yang kesimpulannya secara ketat didasarkan kepada premis. Sebaliknya, karena berupaya untuk menemukan hubungan empiris, pendekatan induktif bersifat deskriptif.

Salah satu pertanyaan yang menarik adalah apakah temuan riset empiris dapat bebas nilai (value-free) atau netral karena pertimbangan nilai sesungguhnya mendasari bentuk dan isi riset tersebut. Meskipun riset empiris berupaya untuk deskriptif, penelitinya tidak mungkin sepenuhnya bersikap netral dengan dipilihnya suatu permasalahan yang akan diteliti dan dirumuskannya definisi konsep yang terkait dengan permasalahan tersebut. Perbedaan yang lebih mencolok antara sistem deduktif dan induktif adalah: kandungan atau isi (contents) teori deduktif kadang bersifat global (makro) sedangkan teori induktif umumnya bersifat partikularistik (mikro). Oleh karena premis sistem deduktif bersifat total dan menyeluruh maka kesimpulannya pasti bersifat global. Sistem induktif, karena didasarkan kepada fenomena empiris umumnya hanya berfokus kepada sebagian kecil dari fenomena tersebut yang relevan dengan permasalahan yang diamatinya.

Meskipun pembedaan antara sistem deduktif dan induktif bermanfaat untuk maksud pengajaran, dalam praktek riset pembedaan ini seringkali tidak berlaku. Dengan kata lain, keduanya bukanlah pendekatan yang saling bersaing tetapi saling melengkapi (complementary) dan seringkali digunakan secara bersama. Metode induktif bisa digunakan untuk menilai ketepatan (appropriateness) premis yang pada mulanya digunakan dalam suatu sistem deduktif.

Proses riset sendiri tidak selalu mengikuti suatu pola yang pasti. Para peneliti seringkali bekerja secara terbalik dari kesimpulan penelitian lainnya dengan mengembangkan hipotesis baru yang tampaknya cocok dengan data yang tersedia. Dalam konteks akuntansi, riset induktif bisa membantu memperjelas hubungan dan fenomena yang ada dalam lingkungan bisnis yang mendasari praktek akuntansi. Riset induktif tersebut pada gilirannya akan bermanfaat dalam proses pembuatan kebijakan yang biasanya mengandalkan penalaran deduktif dalam menentukan aturan yang akan diberlakukan.