Jakarta - Google terus memperkuat infrastruktur
jaringan internet di kawasan Asia melalui pembangunan data center di
Taiwan dan Singapura dengan total investasi USD 720 juta atau sekitar Rp
8,7 triliun.
Seperti detikINET kutip dari Zdnet,
Minggu (15/12/2013), Google mengeluarkan investasi USD 600 juta atau
sekitar Rp 7,3 triliun untuk fasilitas data center di kawasan industri
Changhua, Taiwan.
Selain itu, Google juga mendirikan fasilitas
serupa di Singapura yang mulai beroperasi pada awal pekan ini dengan
nilai investasi USD 120 juta, atau sekitar Rp 1,4 triliun.
Pembangunan
data center ini agak sedikit berubah dari yang direncanakan sebelumnya.
Pasalnya, Google tahun lalu mengumumkan akan mendirikan tiga data
center di Asia. Selain di Taiwan dan Singapura, data center rencananya
juga akan didirikan di Hong Kong.
Namun belakangan, rencana
pembangunan di Hong Kong terpaksa dibatalkan karena terganjal masalah
pembebasan lahan. "Ketika kami sibuk membangun, pertumbuhan internet di
Asia sangat mengagumkan," kata Joe Kava, Wakil Presiden Bidang Data
Center Google.
Menurutnya, jumlah pengguna internet di India
bertambah dua kali lipat, dari 100 juta menjadi 200 juta. Sedangkan di
Amerika Serikat butuh enam tahun untuk mencapai angka itu.
Sejak
Juli hingga September 2013, lanjutnya, lebih dari 600 juta orang Asia
untuk pertama kalinya menggunakan internet mobile, termasuk di
Indonesia. Lalu kapan Google akan bangun data center di Indonesia?
Data Center di Indonesia
Google sebenarnya telah
ditagih untuk bangun data center di Indonesia begitu resmi hadir di
negeri ini awal 2012 lalu. Hal itu diwajibkan dengan adanya Peraturan
Pemerintah No. 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi
Elektronik
Rudy Ramawy, Country Head of Google Indonesia,
mengatakan bahwa Google akan menaati peraturan yang ada. Tetapi hingga
saat ini, kata dia, belum ada pembicaraan khusus mengenai hal tersebut.
"Kami tentu akan comply dengan regulasi lokal di setiap negara," katanya, beberapa waktu lalu.
Kementerian
Kominfo sebelumnya juga akan segera menerbitkan Peraturan Menteri
mengenai detail teknis dan operasional data center bagi perusahaan baik
lokal maupun global yang memiliki transaksi di Indonesia.
Peraturan Menteri mengenai data center ini juga akan berisi detail teknis dan operasional seperti lokasi, tiering, dan sebagainya. Rencananya, aturan menteri ini akan mulai diberlakukan sejak 2014 mendatang.
Sumber : http://inet.detik.com/read/2013/12/15/144938/2442483/328/2/google-bangun-data-center-di-taiwan-singapura-indonesia-kapan
Analist : kemaren ribut sama bb, skr mulai lagi cari alasan ama google. sebelum minta2 liat dulu mampu kaga ngurusnya.
No comments:
Post a Comment